Kebijakan privasi

Apa yang kami simpan, dan apa yang tidak

Berlaku sejak 24 September 2026. Halaman ini menjelaskan cara tebi memperlakukan datamu, mengikuti UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Isi ceritamu tidak pernah kami simpan. Panggilan tidak direkam, tidak ditranskrip, dan tidak dibaca siapa pun. Yang tercatat hanya data teknis seperti durasi dan waktu panggilan.

Identitas penyelenggara

Belum diisi

Bagian ini wajib terisi sebelum halaman diterbitkan dan sebelum satu pun kontak dikumpulkan. Tanpa identitas pengendali data yang jelas, pengumpulan data pribadi melanggar UU No. 27 Tahun 2022.

Nama badan hukum penyelenggara
Alamat resmi dan tempat kedudukan hukum
Nomor Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Komdigi
Nama dan kontak pengendali data pribadi (data controller)

1. Data yang kami kumpulkan

Saat kamu mendaftar daftar tunggu

Kontak yang kamu isi (email atau nomor WhatsApp), peran yang kamu pilih, dan nama panggilan bila kamu mengisinya. Nama asli tidak diminta.

Saat kamu membuka halaman ini

Catatan kunjungan yang tidak menyebut namamu: halaman yang dibuka, waktu, jenis peramban, dan asal tautan. Dipakai untuk mengukur halaman mana yang bekerja, bukan untuk mengenali orang per orang.

Saat kamu memakai aplikasi

Nama samaran, tahun lahir untuk pagar usia, serta email dan kata sandi untuk masuk. Untuk tiap sesi panggilan, kami mencatat siapa bicara dengan siapa, kapan, berapa lama, paket durasi apa yang dipakai, dan alasan sesi itu berakhir. Isi percakapannya sendiri tidak pernah kami simpan.

Kalau kamu memakai atau membagikan kode ajak

Kalau kamu memakai atau membagikan kode ajak (Pencerita) atau kode undangan (Pendengar), kami mencatat akun mana mengajak akun mana, kapan kode dipakai, dan kapan hadiahnya masuk. Yang mengajak hanya melihat jumlah temannya dan status kasarnya — tidak pernah nama samaran, email, jam kerja, atau siapa yang menelepon temannya.

Untuk mencegah seseorang mengajak dirinya sendiri, kami membandingkan alamat email kedua akun. Untuk undangan Pendengar, tim kami juga membandingkan nomor dan nama rekening, nama KTP, contoh suara, dan waktu panggilan kedua akun. Kami tidak memakai data perangkat, lokasi, atau nomor telepon untuk ini. Catatan ajak terputus dari akunmu saat akunmu dihapus.

Kalau ada laporan pelanggaran

Kalau kamu melaporkan pelanggaran dalam sebuah sesi, yang kami catat hanya kategorinya — misalnya "minta kontak pribadi" — bukan isi percakapannya.

Kalau kamu jadi Pendengar

Nama sesuai KTP dan nomor KTP kami kumpulkan untuk verifikasi identitas. Foto KTP dan swafoto memegang KTP juga diminta, tapi keduanya dihapus dari penyimpanan begitu tim kami selesai memeriksa — biasanya satu sampai dua hari kerja. Yang tersisa sesudahnya hanya nomor KTP yang terenkripsi dan keputusan verifikasinya.

Nomor KTP disimpan dalam bentuk terenkripsi, dan kuncinya tidak disimpan di basis data yang sama — jadi kalau basis data itu bocor, nomornya tetap tidak langsung bisa dibuka. Nomor ini hanya dibuka oleh admin tebi dengan menuliskan alasan tertulis (minimal 10 huruf), dan setiap pembukaan beserta alasannya tercatat permanen serta tidak bisa dihapus.

Nomor KTP hanya dipakai untuk tiga hal: memastikan satu orang tidak mendaftar dua kali sebagai Pendengar, pelaporan pajak penghasilan Pendengar kalau tebi sudah berbadan hukum, dan menjawab permintaan resmi dari aparat penegak hukum. Tidak untuk keperluan lain.

Contoh suara 60 detik kami simpan (tidak dihapus), sebagai catatan mutu kalau nanti ada sengketa laporan. Riwayat pelatihan dan nilai tes seleksi juga disimpan.

Semua data ini disimpan terpisah dari data akun biasa, hanya diakses tim verifikasi, dan tidak pernah ditampilkan ke pencerita.

Yang tidak pernah kami kumpulkan

Rekaman suara, transkrip percakapan, isi cerita, kontak di ponselmu, lokasi presisi, dan akun media sosial.

2. Dasar hukum kami memakai datamu

UU Pelindungan Data Pribadi mewajibkan kami menyebut alasan sah di balik setiap pemakaian data. Untuk tebi ada empat:

Persetujuanmu — untuk kontak daftar tunggu dan kabar peluncuran. Persetujuan ini boleh kamu tarik kapan saja.
Pelaksanaan perjanjian — untuk menghubungkan panggilan, memproses pembelian paket durasi yang kamu bayar di muka, dan memberi hadiah program ajak yang dijanjikan, karena tanpa itu layanan tidak bisa berjalan.
Kewajiban hukum — untuk catatan pembayaran dan pajak, serta permintaan resmi aparat yang sah.
Kepentingan yang sah — untuk mencegah penyalahgunaan (termasuk kecurangan program ajak), menindaklanjuti laporan pelanggaran, dan menjaga keamanan pemakai.

3. Untuk apa data itu dipakai

Menghubungkan panggilan, memproses pembelian paket durasi, memverifikasi Pendengar, menindaklanjuti laporan pelanggaran, dan mengabari kamu saat pendaftaran dibuka.

Data tidak dipakai untuk iklan, tidak dijual, dan tidak dipertukarkan dengan pihak mana pun. Kami juga tidak memakai datamu untuk mengambil keputusan otomatis yang berdampak hukum atau merugikanmu.

Kami tidak memproses data pribadi spesifik. UU PDP menggolongkan data kesehatan, catatan biometrik, dan riwayat pengobatan sebagai data pribadi spesifik yang penanganannya lebih ketat. Tebi bukan layanan kesehatan dan tidak meminta, mencatat, atau menyimpan data semacam itu. Apa yang kamu ceritakan di dalam panggilan tidak direkam dan tidak menjadi catatan apa pun.

4. Siapa yang bisa melihat

Nomor telepon pencerita dan Pendengar tidak pernah dipertukarkan. Di luar tim kami sendiri, data hanya menyentuh penyedia layanan yang menjalankan fungsi teknis tertentu — masing-masing hanya menerima bagian yang dibutuhkan:

Penyedia basis data dan penyimpanan, untuk menyimpan akun dan catatan teknis panggilan.
Penyedia panggilan suara, untuk menyambungkan suara antara dua pihak. Mereka tidak menyimpan isi panggilan.
Pemroses pembayaran (Mayar), untuk menerima pembayaran isi saldo (QRIS, e-wallet, transfer bank, atau tunai di agen BRILink). tebi tidak mengirim email, nama samaran, atau nama aslimu ke Mayar; yang Mayar terima dari tebi hanya nominal tagihan. Bank atau e-wallet yang kamu pakai untuk membayar tetap mencatat transaksinya sendiri. Bagian Pendengar kami transfer sendiri dari rekening tebi.
Pengirim pesan, untuk mengirim kode masuk dan pemberitahuan.
Penyedia pengukuran kunjungan halaman, yang hanya menerima catatan tanpa nama.

Setiap penyedia terikat perjanjian untuk memakai data hanya sesuai perintah kami. Data bisa diserahkan ke aparat hanya atas permintaan resmi yang sah menurut hukum, dan kami mencatat setiap permintaan semacam itu.

5. Di mana data disimpan

Sebagian penyedia yang kami pakai menempatkan servernya di luar Indonesia, umumnya di Singapura karena jaraknya paling dekat dan panggilan jadi lebih jernih. Artinya sebagian datamu dipindahkan ke luar wilayah Indonesia.

UU PDP mengizinkan hal ini sepanjang negara tujuan punya tingkat pelindungan yang setara, atau ada perjanjian yang mengikat penyedia untuk melindungi datamu setara aturan Indonesia. Kami hanya memakai penyedia yang memenuhi salah satu dari keduanya. Daftar penyedia yang sedang dipakai bisa kamu minta lewat kontak di bawah.

6. Berapa lama disimpan

Foto KTP dan swafoto memegang KTP dihapus begitu tim kami selesai memeriksa — biasanya satu sampai dua hari kerja. Ini satu-satunya penghapusan yang berjalan otomatis; sisanya di bawah ini kami kerjakan dengan tangan, dan kami menuliskannya apa adanya daripada menjanjikan jadwal yang belum kami tegakkan.

Catatan pembayaran — pembelian coin dan pembayaran Pendengar — kami simpan selama peraturan pajak mewajibkannya, yaitu sepuluh tahun. Ini di luar kuasa kami untuk memperpendek. Catatan teknis panggilan (siapa, kapan, berapa lama) tersimpan selama akunmu masih ada, karena melekat pada catatan pembayaran itu. Kontak daftar tunggu disimpan sampai pendaftaran dibuka, atau sampai kamu minta dihapus. Data verifikasi Pendengar — nomor KTP terenkripsi, contoh suara, riwayat pelatihan, dan nilai tes — tersimpan selama kamu masih terdaftar sebagai Pendengar.

Mau datamu dihapus? Kirim email ke tim tebi dan kami kerjakan dalam 30 hari. Saat ini belum ada tombol hapus akun di dalam aplikasi — kami sedang membangunnya, dan sampai itu ada, permintaan lewat email adalah jalannya. Yang tidak bisa kami hapus hanya catatan pembayaran yang wajib disimpan untuk pajak.

Sesudah dihapus, yang tersisa hanya angka gabungan yang tidak bisa dikaitkan lagi dengan orang tertentu — misalnya berapa sesi terjadi bulan itu.

7. Bagaimana kami menjaganya

Data dikirim lewat sambungan terenkripsi (HTTPS), seperti kebanyakan situs dan aplikasi yang aman.
Nomor KTP Pendengar disimpan dalam bentuk terkunci khusus (terenkripsi). Kata sandi tidak pernah kami simpan — yang tersimpan hanya sidik acaknya (bcrypt hash), yang tidak bisa dibalik jadi kata sandi aslinya.
Email, nama samaran, dan catatan teknis panggilan disimpan biasa di basis data (Supabase), yang dilindungi enkripsi pada tingkat penyimpanan dari penyedianya — bukan dikunci satu per satu seperti nomor KTP.
Akses ke data pemakai dibatasi hanya untuk orang yang memang membutuhkannya, dan setiap akses tercatat.
Data verifikasi Pendengar disimpan terpisah dari data akun biasa.
Panggilan tidak direkam, sehingga isi percakapan tidak ada untuk bisa bocor.

Tidak ada sistem yang mustahil ditembus. Yang bisa kami janjikan adalah menyimpan sesedikit mungkin, supaya kalau pun terjadi hal terburuk, yang bisa terambil juga sesedikit mungkin.

8. Kalau terjadi kebocoran

Bila data pribadimu bocor, kami memberitahu kamu dan Lembaga Pelindungan Data Pribadi paling lambat 3×24 jam sejak kami mengetahuinya, sebagaimana diwajibkan UU PDP.

Pemberitahuan itu menyebut data apa yang terdampak, kapan dan bagaimana kejadiannya, apa yang sudah kami lakukan, dan apa yang sebaiknya kamu lakukan.

9. Hakmu, dan cara memakainya

Atas data pribadimu, kamu berhak:

Meminta salinan datamu dalam bentuk yang bisa dibaca.
Memperbaiki data yang keliru atau sudah tidak berlaku.
Meminta datamu dihapus.
Menarik kembali persetujuan yang pernah kamu berikan.
Membatasi atau menolak pemakaian datamu untuk keperluan tertentu.
Meminta datamu dipindahkan ke penyedia lain.

Caranya: kirim permintaan ke kontak di bawah dari alamat email atau nomor yang kamu daftarkan. Kami menjawab paling lambat 14 hari kerja. Kalau permintaan tidak bisa kami penuhi — misalnya karena ada kewajiban hukum yang menahan — kami menjelaskan alasannya, bukan mendiamkannya. Menarik persetujuan tidak berlaku surut untuk sesi yang sudah berjalan. Kalau kamu tidak puas dengan jawaban kami, kamu berhak mengadu ke Lembaga Pelindungan Data Pribadi.

10. Usia

Usia minimal 13 tahun. Untuk pengguna di bawah 18 tahun dibutuhkan persetujuan orang tua atau wali, sesuai aturan pelindungan anak di ruang digital. Kami tidak sengaja mengumpulkan data anak di bawah 13 tahun; kalau ternyata ada, datanya kami hapus begitu diketahui.

11. Perubahan dan kontak

Kalau kebijakan ini berubah dengan cara yang memengaruhi hakmu, kami kabari lewat kontak yang kamu isi sebelum perubahan berlaku. Tanggal berlaku di bagian atas halaman selalu menunjukkan versi terbaru.

Pertanyaan dan permintaan soal data bisa dikirim ke tim@tebi.online. Kami membalas paling lambat 14 hari kerja.