Apa yang kami simpan, dan apa yang tidak
Berlaku sejak 25 Agustus 2026. Halaman ini menjelaskan cara tebi memperlakukan datamu, mengikuti UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Isi ceritamu tidak pernah kami simpan. Panggilan tidak direkam, tidak ditranskrip, dan tidak dibaca siapa pun. Yang tercatat hanya data teknis seperti durasi dan waktu panggilan.
Identitas penyelenggara
Bagian ini wajib terisi sebelum halaman diterbitkan dan sebelum satu pun kontak dikumpulkan. Tanpa identitas pengendali data yang jelas, pengumpulan data pribadi melanggar UU No. 27 Tahun 2022.
1. Data yang kami kumpulkan
Saat kamu mendaftar daftar tunggu
Kontak yang kamu isi (email atau nomor WhatsApp), peran yang kamu pilih, dan nama panggilan bila kamu mengisinya. Nama asli tidak diminta.
Saat kamu membuka halaman ini
Catatan kunjungan yang tidak menyebut namamu: halaman yang dibuka, waktu, jenis peramban, dan asal tautan. Dipakai untuk mengukur halaman mana yang bekerja, bukan untuk mengenali orang per orang.
Saat kamu memakai aplikasi
Nama samaran, tahun lahir untuk pagar usia, nomor telepon untuk masuk, serta catatan teknis panggilan: waktu mulai, durasi, layanan yang dipilih, dan status pembayaran.
Kalau kamu jadi Pendengar
Identitas untuk verifikasi (KTP), sampel suara, dan riwayat pelatihan. Data ini disimpan terpisah, hanya diakses tim verifikasi, dan tidak pernah ditampilkan ke pencerita.
Yang tidak pernah kami kumpulkan
Rekaman suara, transkrip percakapan, isi cerita, kontak di ponselmu, lokasi presisi, dan akun media sosial.
2. Dasar hukum kami memakai datamu
UU Pelindungan Data Pribadi mewajibkan kami menyebut alasan sah di balik setiap pemakaian data. Untuk tebi ada empat:
3. Untuk apa data itu dipakai
Menghubungkan panggilan, menagih sesuai durasi, memverifikasi Pendengar, menindaklanjuti laporan pelanggaran, dan mengabari kamu saat pendaftaran dibuka.
Data tidak dipakai untuk iklan, tidak dijual, dan tidak dipertukarkan dengan pihak mana pun. Kami juga tidak memakai datamu untuk mengambil keputusan otomatis yang berdampak hukum atau merugikanmu.
Kami tidak memproses data pribadi spesifik. UU PDP menggolongkan data kesehatan, catatan biometrik, dan riwayat pengobatan sebagai data pribadi spesifik yang penanganannya lebih ketat. tebi bukan layanan kesehatan dan tidak meminta, mencatat, atau menyimpan data semacam itu. Apa yang kamu ceritakan di dalam panggilan tidak direkam dan tidak menjadi catatan apa pun.
4. Siapa yang bisa melihat
Nomor telepon pencerita dan Pendengar tidak pernah dipertukarkan. Di luar tim kami sendiri, data hanya menyentuh penyedia layanan yang menjalankan fungsi teknis tertentu — masing-masing hanya menerima bagian yang dibutuhkan:
Setiap penyedia terikat perjanjian untuk memakai data hanya sesuai perintah kami. Data bisa diserahkan ke aparat hanya atas permintaan resmi yang sah menurut hukum, dan kami mencatat setiap permintaan semacam itu.
5. Di mana data disimpan
Sebagian penyedia yang kami pakai menempatkan servernya di luar Indonesia, umumnya di Singapura karena jaraknya paling dekat dan panggilan jadi lebih jernih. Artinya sebagian datamu dipindahkan ke luar wilayah Indonesia.
UU PDP mengizinkan hal ini sepanjang negara tujuan punya tingkat pelindungan yang setara, atau ada perjanjian yang mengikat penyedia untuk melindungi datamu setara aturan Indonesia. Kami hanya memakai penyedia yang memenuhi salah satu dari keduanya. Daftar penyedia yang sedang dipakai bisa kamu minta lewat kontak di bawah.
6. Berapa lama disimpan
Kontak daftar tunggu disimpan sampai pendaftaran dibuka, atau sampai kamu minta dihapus. Catatan teknis panggilan disimpan 12 bulan untuk keperluan tagihan dan penanganan laporan. Data verifikasi Pendengar disimpan selama akun aktif, lalu dihapus dalam 90 hari setelah akun ditutup.
Lewat dari tenggat itu, data dihapus atau dibuat tidak lagi bisa dikaitkan dengan orang tertentu — kecuali ada kewajiban hukum yang mengharuskan kami menyimpannya lebih lama, misalnya catatan pembayaran untuk keperluan pajak.
7. Bagaimana kami menjaganya
Tidak ada sistem yang mustahil ditembus. Yang bisa kami janjikan adalah menyimpan sesedikit mungkin, supaya kalau pun terjadi hal terburuk, yang bisa terambil juga sesedikit mungkin.
8. Kalau terjadi kebocoran
Bila data pribadimu bocor, kami memberitahu kamu dan Lembaga Pelindungan Data Pribadi paling lambat 3×24 jam sejak kami mengetahuinya, sebagaimana diwajibkan UU PDP.
Pemberitahuan itu menyebut data apa yang terdampak, kapan dan bagaimana kejadiannya, apa yang sudah kami lakukan, dan apa yang sebaiknya kamu lakukan.
9. Hakmu, dan cara memakainya
Atas data pribadimu, kamu berhak:
Caranya: kirim permintaan ke kontak di bawah dari alamat email atau nomor yang kamu daftarkan. Kami menjawab paling lambat 14 hari kerja. Kalau permintaan tidak bisa kami penuhi — misalnya karena ada kewajiban hukum yang menahan — kami menjelaskan alasannya, bukan mendiamkannya. Menarik persetujuan tidak berlaku surut untuk sesi yang sudah berjalan. Kalau kamu tidak puas dengan jawaban kami, kamu berhak mengadu ke Lembaga Pelindungan Data Pribadi.
10. Usia
Usia minimal 13 tahun. Untuk pengguna di bawah 18 tahun dibutuhkan persetujuan orang tua atau wali, sesuai aturan pelindungan anak di ruang digital. Kami tidak sengaja mengumpulkan data anak di bawah 13 tahun; kalau ternyata ada, datanya kami hapus begitu diketahui.
11. Perubahan dan kontak
Kalau kebijakan ini berubah dengan cara yang memengaruhi hakmu, kami kabari lewat kontak yang kamu isi sebelum perubahan berlaku. Tanggal berlaku di bagian atas halaman selalu menunjukkan versi terbaru.
Pertanyaan dan permintaan soal data bisa dikirim ke privasi@tebi.online. Kami membalas paling lambat 14 hari kerja.